FAQ (Frequently Asked Questions) tentang Pengisian NCSTRONIC

Status

FAQ (Frequently Asked  Questions)

Pertanyaan Umum yang sering diajukan.

 

Tanya       :     Bagaimana cara mendaftar menjadi AGEN PULSA NCSTRONIC?

Jawab      :     Untuk mendaftar menjadi AGEN PULSA NCSTRONIC, Anda bisa langsung datang ke kantor NCSTRONIC di LARANGAN MEGA ASRI E49 SIDOARJO.

 

 

Tanya       :     Bagaimana cara melakukan deposit via TRANSFER BANK?

Jawab      :     Prosedur melakukan transfer melalui bank adalah sebagai berikut

  1. Mengirimkan perintah tiket deposit : DEP.<Nama Bank>.<Nominal>.<PIN> Contoh: DEP.BCA.500000.6789, Bank Persepsi yang telah ada adalah : BCA, Mandiri dan BRI
  2. Anda akan menerima balasan nomor tiket, misalnya sebagai berikut: Member A, No Tiket 105. Silahkan transfer sejumlah Rp 500105 ke rekening BCA no 0183119777 a/n Tia Rustiani.
  3. Silahkan melakukan transfer sejumlah tertera ke nomor Rekening yang telah dituju sesuai balasan dari server.
  4. Silahkan konfirmasi Transfer ke SMS Center kami dengan format : INFO.<konfirmasi>, Contoh: INFO.Telah transfer sejumlah 500105 ke Rekening BCA 0183119777 dari Rekening atas nama Muhammad
  5. Setelah Informasi diterima dan diproses validasi, maka server akan menambahkan deposit Anda sesuai JUMLAH YANG DITRANSFER, misal:  -success- Rp. 500,105 dari NCS ke NCS1100000. Saldo Rp. 1,504,735 TRANSFER.BCA.0183119777.TRSF E-BANKING CR 0203FTSCYWS95011 500105.00
  6. Saldo Anda telah bertambah

 

 

Tanya       :     Bagaimana melakukan pengecekan transaksi pada tanggal tertentu?

Jawab      :     Pengecekan otomati untuk transaksi pada tanggal tertentu dapat dilakukan dengan mengirim SMS: STS.<Nomor Tujuan>.<Tanggal (yyyymmd)>  Format Tanggal adalah tahun bulan tanggal, misalnya tanggal 31 Desember 2011 maka dituliskan, Contoh: STS.085733003777.20111231

 

Tanya       :     Bagaimana Prosedur komplain?

Jawab      :     Komplain dilakukan jika telah dipastikan Nomor Pelanggan tidak terisi pulsa. Jika hal ini terjadi, silahkan kirimkan format: INFO.<komplain>, Misal pada tanggal 31 Desember 2011 anda melakukan transaksi ke nomor 085733003777 dan anda telah pastikan pulsa pelanggan belumbertambah, maka kirimkan, Contoh: INFO.085733003777 20111231 pulsa belum masuk.

 

Tanya       :     Bagaimana prosedur melakukan transaksi yang benar?

Jawab      :     Dalam melakukan transaksi ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan agar Anda terhindar dari kerugian.

  1. Cek Nomor Pelanggan, Pengecekan nomor dapat dilakukan dengan cek USSD (telp. nomor layanan operator), telepon maupun SMS.
  2. Cek Pulsa Pelanggan sebelum melakukan pengisian
  3. Pastikan nomor dan nominal yang dikirim sesuai.

 

Telkomsel Poin Demi Loyalitas Pelanggan, Hardcluster Cekik Server Pulsa

Telkomsel Poin Demi Loyalitas Pelanggan, Hardcluster Cekik Server Pulsa
Oleh: AnneAhira.com Content Team

 
Persaingan di industri telekomunikasi tentunya membuat operator semakin berlomba-lomba membuat berbagai program untuk meningkatkan pelanggannnya. Jika meraih pelanggan sudah cukup mudah, lain halnya dengan membuat mereka bertahan dan setia untuk tetap menggunakan layanan operator tersebut. Oleh karena itu, demi menjaga loyalitas pelanggan, Telkomsel mengadakan program Telkomsel Poin.

Sayangnya, ketika dari sisi marketing produk sudah berusaha untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan pelanggannya dengan Telkomsel Poin, namun dari sisi distribusi atau channel justru membuat kebijakan yang mencekik para pedagang pulsa, khususnya pengusaha pulsa berbasis server.

Kebijakan tersebut adalah hardcluster, yaitu pembatasan wilayah jual dealer sehingga menyulitkan untuk berjualan di luar wilayah yang sudah ditentukan. Tentu saja ini membuat para pemain server pulsa berang sebab agen dan pelanggan mereka tersebar di seluruh Indonesia.

Sepertinya dari sisi channel atau distribusi sudah mengandalkan sepenuhnya pada bagian marketing untuk menggaet atau mempertahankan loyalitas klien dengan Telkomsel Poin. Tanpa menyadari bahwa distribusi mereka baik itu kartu perdana atau pun pulsa isi ulang sangat didukung oleh para dealer atau pedagang pulsa.

Sebenarnya, apa sih sistem hardcluster dan Telkomsel Poin itu? Berikut ini akan diulas dengan rinci.

Memahami Hardcluster Sebelum Tergiur Telkomsel Poin

Masih sedikit berbekas kejadian tahun lalu, ketika salah satu operator memberlakukan kebijakan hardcluster. Ketika operator yang telah berhasil menduduki peringkat kedua di Indonesia tersebut mulai melunak, malah kini justru langkah yang sama diambil oleh pemegang mahkota operator seluler nomor satu di Indonesia. Mungkin Telkomsel merasa sudah unggul, jadi tidak terlalu mengindahkan usaha dari pengecernya. Bisa juga karena merasa pelanggan sudah tidak akan berpaling berkat program Telkomsel Poin.

Tahun baru, aturan baru. Mungkin itu adalah salah satu cara untuk mengapresiasikan diri. Tak ayal lagi, operator yang saat ini menduduki peringkat terdepan malah membuat aturan baru yang menyudutkan pemain-pemain server. Kini, Telkomsel melakukan pembatasan wilayah penjualan bagi masing-masing dealer, berimbas ke server-server yang telah memiliki wilayah penjualan di berbagai wilayah. Padahal, aturan cluster Telkomsel sebelumnya masih bisa dimaklumi oleh para pedagang pulsa berbasis server. Anehnya, peraturan ini mulai diberlakukan di awal Januari 2011, hanya beberapa hari sebelum periode Telkomsel Poin berakhir.

Bagi yang belum paham apa itu hardcluster, berikut ini akan disajikan contoh perumpamaannya. Pembahasan mengenai Telkomsel Poin kita tunda dahulu. Sebagai contoh, jika dealer A memiliki wilayah Bandung Utara. Ketika outlet berada di perbatasan antara Bandung Utara dan Bandung Selatan dan terdapat beberapa sinyal dari masing-masing wilayah, maka outlet tersebut bisa terkena status penjualan di luar wilayah.

Contoh lain apabila pembeli menyimpan handphone di Bandung Selatan dan membeli pulsa di Bandung Utara, hal ini juga akan memberatkan outlet karena disebut penjualan di luar wilayah. Mungkin khusus Telkomsel, bagi yang ingin membeli pulsa harus membawa nomornya ke outlet, tidak bisa titip ke tetangga atau malah minta diisikan via telepon atau SMS lagi.

Padahal, kalau sedang ingin menggunakan poin dari Telkomsel Poin, pelanggan lebih bebas menentukan pilihan diskon di merchant daerah mana pun. Coba bayangkan jika pelanggan juga dibatasi ruang lingkup pilihan merchant berdasarkan posisi dia saat ini. Aturan cluster ini sebenarnya pernah diberlakukan, tapi dengan persentase penjualan di luar wilayah lebih tinggi. Dengan pengecilan persentase dan penalti yang sangat memberatkan dealer ini menyebabkan dealer tidak berani menjual barang ke server-server.

Akibat lainnya outlet-outlet kecil yang bergantung pada server tidak bisa berjualan Telkomsel karena modal mereka yang terbatas tidak memungkinkan untuk menyimpan stok Telkomsel. Telkomsel tampaknya lebih senang menjual mimpi pada pelanggannya dengan menyodorkan undian Telkomsel poin yang bergelimang hadiah mobil mewah dan berpelesir ke luar negeri.

Dari hasil wawancara di lapangan, ada outlet yang berada di wilayah perbatasan secara terpaksa tidak bisa berjualan karena dealer tidak berani menjual barangnya. Hal ini imbas dari kacaunya sistem Telkomsel. Telkomsel membagi wilayah dealer berdasarkan kecamatan. Namun pada kenyataan di lapangan, Telkomsel melihat outlet berada di BTS (Base Transceiver Station) siapa.

Contohnya, outlet yang berada di Gunung Batu, Bandung yang merupakan Kecamatan Cicendo, tetapi di sana terdapat sinyal dari Cimahi Selatan. Maka chip MKIOS outlet ini bisa dimatikan oleh dealer, dan outlet ini tidak bisa jualan lagi. Miris sekali nasib outlet tersebut. Sementara pelanggan dibuai oleh berbagai keuntungan menggunakan Telkomsel poin.

Jika memang strategi Telkomsel lebih fokus untuk membina loyalitas pelanggan dengan Telkomsel Poin, mengapa para pengecer yang mendukung distribusi layanannya tidak diberlakukan perhatian yang sama. Bila memang strategi hardcluster yang diberlakukan oleh Telkomsel ini bertujuan untuk merapikan wilayah, apakah cukup bijak dengan tidak mengindahkan kepentingan para server yang sudah turut menopang penjualan pulsa isi ulangnya selama ini.

Toh, ada baiknya jika pengisian cuma bisa dilakukan terhadap nomor-nomor yang berada satu BTS dengan nomor MKIOS. Jadi, penjual juga bisa langsung memberikan informasi yang jelas ke pembeli. Bukan dengan cara memberikan penalti yang besar sehingga dealer tidak berani menjual barang ke server. Apakah Telkomsel akan mendengar jeritan para pemain server pulsa?

Apa sih Telkomsel Poin?

Setelah mengetahui kondisi kendala yang menimpa para penjual pulsa, mari kita memahami program Telkomsel Poin  yang digalang oleh Telkomsel demi menjaga kesetiaan pelanggannya. Churn atau beralihnya pelanggan dari satu operator ke operator lain memang merupakan kendala yang cukup signifikan. Sebab karakteristik masyarakat masa kini, terutama yang kelas menengah ke bawah senang melakukan gonta-ganti kartu demi mendapatkan promosi awal. Setelah promosi berakhir, maka dia pun akan membeli nomor baru atau bahkan pindah ke promo yang diselenggarakan oleh operator lain.

Oleh karena itu, mempertahankan loyalitas pelanggan itu perlu, tapi apa sih yang dimaksud dengan Telkomsel Poin itu? Telkomsel poin adalah program loyalitas yang ditujukan untuk seluruh pelanggan Telkomsel demi memberi penghargaan bagi yang setia menggunakan produk dan layanan Telkomsel. Pada program Telkomsel Poin 2011, ada 3 periode, yaitu periode pertama dari awal Maret hingga akhir Juni. Periode kedua dari awal Juli hingga akhir September dan periode ketiga dari awal Oktober hingga akhir Desember.

Pengumpulan poin pada program Telkomsel Poin ini dihitung berdasarkan penggunaan masing-masing produk Telkomsel. Pelanggan pascabayar yang menggunakan kartu HALO akan mendapatkan satu poin setiap kelipatan Rp 5 ribu dari total nilai tagihan. Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, yaitu SimPATI atau Kartu As akan mendapatkan satu poin setiap penggunaan pulsa sebesar Rp 5 ribu.

Poin tersebut akan diakumulasi setiap bulan. Poin akan diperoleh secara otomatis ke nomor pelanggan Telkomsel pada bulan kedua mulai tanggal 5 setiap bulannya setelah dilakukan perhitungan akumulasi penggunaan. Poin pada program Telkomsel poin dapat ditukar dengan berbagai jenis pilihan undian. Namun, jika merasa kurang hoki jika mengikuti undian, poin dapat juga ditukar dengan berbagai pilihan diskon pada merchant yang memiliki kerjasama dengan Telkomsel. Anda dapat mengirim SMS dengan mengetik UND lalu kirim ke 777 untuk mengetahui cara penukaran dengan hadiah undian Telkomsel Poin.

Dikutip sebagaimana aslinya http://www.anneahira.com/telkomsel-poin.htm
Atas ijin kontributor: http://roromendut.wordpress.com/about/

XL Hentikan Paket Data Unlimted

XL Hentikan Paket Data “Unlimited”
Sabrina Asril | Reza Wahyudi | Dibaca : 13827 kali
Jumat, 10 Februari 2012 | 14:45 PM

http://m.kompas.com/news/read/2012/02/10/14451881/XL.Hentikan.Paket.Data

Photo: XL

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Paket akses internet unlimited yang dikeluarkan operator telepon seluler XL sudah dihentikan. XL pun tidak akan menggarap bisnis paket data unlimited ini karena dinilai tidak menguntungkan.

Hal ini disampaikan Chief Executive Officer XL Axiata, Hasnul Suhaimi, Rabu (8/2/2012), di Axiata Center, Kuala Lumpur, Malaysia. “XL tidak akan lagi menjual unlimited paket data karena mengganggu jaringan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, untuk penggunaan paket unlimited yang dilakukan 3-4 pelanggan bisa menggunakan 40 persen jaringan. Sementara sisa pelanggan harus berbagi jaringan sisanya.

Dengan demikian, meski banyak permintaan pelanggan untuk kembali mengadakan paket unlimited XL, operator seluler itu tidak akan membukanya kembali. “Kami hilangkan paket-paket yang merugikan pelanggan juga karena pemakaian satu pelanggan berpengaruh ke lainnya,” papar Hasnul.

Chief Operating Officer XL, Willem Lucas Timmermans, mengatakan, saat ini pihaknya tengah memfokuskan pada kepuasan pelanggan pada akses data.

“Unlimited is impossible karena nilai kepuasan dan pengalamannya menurun. Kami ingin pelanggan dipuaskan dengan jaringan yang baik,” ucapnya.

Dengan paket data lain, kata Wim, volume data bisa mencapai 4 GB. Hal ini jauh berbeda saat paket unlimited diterapkan. Saat itu, volume data hanya bisa mencapai 2 GB. Kecepatan akses internet dengan dihapuskannya sistem unlimited juga berhasil meningkat sampai 512 Mbps.

“Dengan kecepatan baik, volume yang bagus, maka akan lebih mudah pengaturan terhadap penggunaan berlebihan,” tandas Wim.

UKM Didorong Tingkatkan E-Commerce

Status

Oleh Surya Mahendra Saputra

Selasa, 22 November 2011 | 18:40 WIB

 

JAKARTA: Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong peningkatan aktivitas transaksi elektronik pada sektor industri UKM dengan platform e-commerce terintegrasi.

Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur e-Business Kemenkominfo Noor Iza mengatakan implementasi e-commerce pada sektor industri akan menyerap potensi pasar di Indonesia yang diproyeksikan senilai Rp3,3 kuadriliun.

Noor mengungkapkan proses transformasi masyarakat UKM dengan mengedepankan sistem pembayaran elektronik merupakan langkah percepatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 7% pada 2014.

Menurut Noor, sistem transaksi yang berlaku saat ini belum tertata rapi. Sejumlah industri UKM masih menggunakan model transaksi konvensional. Noor menilai integrasi sistem pembayaran berbasis IT akan memfasilitasi kalangan UKM memeroleh solusi layanan interoperabel yang efisien.

“Fokus utama direktorat e-Business adalah mentransformasi bisnis konvensional menjadi bisnis yang menggunakan TIK untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,”ujarnya saat seminar e-business di Jakarta hari ini.

Noor mengatakan gejala pertumbuhan ekonomi saat ini cenderung mengikuti tren peningkatan layanan broadband. Menurutnya, pertumbuhan 10% layanan broadband dapat mendorong 1,3% pertumbuhan ekonomi.

Noor optimistis potensi pasar e-commerce di Indonesia sangat besar namun belum digarap maksimal. Dia menilai perlu dibidani kebijakan dan regulasi yang bisa menjadi katalis untuk percepatan perkembangan e-Commerce.

Menurut Noor, ongkos teknologi dan minimnya ahli TI masih menjadi hambatan berkembangnya e-Commerce di Indonesia. Selain itu, sejumlah UKM belum memiliki strategi bisnis yang memadai dalam memanfaatkan teknologi.

“Respon pada e-commerce selama ini belum terlalu memuaskan karena belum ada single payment gateway yg interop dengan berbagai sistem pembayaran lainnya,”ungkapnya.

Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia Djamhari Sirat mengatakan transformasi menuju e-UKM membutuhkan sejumlah perangkat fisik seperti e-payment, e-business, portal infrastruktur teknologi informasi, serta akses broadband.

Selain itu, ujarnya, regulator perlu menjamin model e-commerce yang berkelanjutan. Dengan begitu, menurut Djamhari, sejumlah stakeholder harus menjalin koordinasi interdepth dan mengidentifikasi regulasi serta proses implementasinya.

“Kalau diperlukan dapat dibentuk Peraturan Presiden sebagai dasar hukum yang kuat,”jelasnya.

Menurut Djamhari, implementasi e-commerce merupakan solusi bagi industri musik yang kini tengah berkembang. Dia menilai Indonesia memiliki potensi yang besar dalam kreatifitas musik dan penciptaan lagu.

Djamhari mengungkapkan kemajuan teknologi informasi justru memberikan kelonggaran praktik upload dan download yang ilegal sehingga merugikan industri musik nasional. Saat ini, imbuhnya, sekitar 70 situs ilegal beredar dengan tingkat aktivitas unduh ilegal mencapai 8 juta kali/hari.

Djamhari menilai industri musik membutuhkan pola transaksi yang tepat sehingga setiap orang memiliki akses e-payment guna mewujudkan transaksi yang legal. Pelaku usaha, serunya, perlu menyosialisasikan pola transaksi elektronik tersebut kepada konsumen.

Head of Marketing Nusantara Online Sigit Widodo mengakui industri game online di Indonesia saat ini masih terganjal masalah legalitas dan sistem pembayaran. Menurutnya, industri game online tidak mempunyai banyak pilihan model transaksi selain voucher dan pulsa.

Sigit menilai sejumlah publisher game online hingga kini masih kesulitan mencari jenis payment gateway yang ideal untuk jenis voucher. Dia mengungkapkan penggila game online umumnya kalangan pelajar yang tidak memiliki kartu kredit jika pola pembayaran melalui layanan PayPal.

“Selain itu, regulator juga tidak mengategorikan pulsa sebagai alat pembayaran,”katanya.

Sigit berharap implementasi e-commerce terintegrasi segera direalisasikan oleh pemerintah. Menurutnya, fasilitas model transaksi elektronik yang tepat memudahkan masyarakat menikmati layanan aplikasi games online.

“Industri game online juga akan ikut terdorong,”jelasnya. (25/Bsi)

 

Kutipan : http://www.bisnis.com/articles/ukm-didorong-tingkatkan-e-commerce

Transaksi PPOB (Pembayaran Online Bersama)

Status

Transaksi PPOB (Pusat Pembayaran Online Bersama)

PPOB (Pusat Pembayaran Online Bersama) merupakan salah satu fitur pembayaran yang menggunakan jalur tcp/ip, internet, interkoneksi machine dan yang diserupakan sebagai alat pembayaran layanan publik seperti Listrik (PLN), Telepon (Telkom), Internet Service Provider dan sebagainya.

Transaksi apa jasa yang dapat dilakukan dengan PPOB?

Dengan menggunakan Jalur PPOB, kita dapat dengan mudah melalukan pembayaran maupun pembelian untuk rekening layanan publik. Saat ini rekening layanan publik yang sudah resmi dilayani oleh PPOB diantaranya Token PLN (PLN Pra Bayar), Pembayaran PLN (PLN Pasca Bayar), Pembayaran Telepon Nasional (PSTN Telkom) dan Internet Speedy ( Speedy Telkom). Tidak tertutup kemungkinan rekening layanan publik ini dapat bertambah seiring perkembangan.

Mengapa menggunakan layanan PPOB di NCSTRONIC?

Layanan PPOB NCSTRONIC didukung oleh penyedia layanan PPOB (data swiching) yang berstandart Internasional dan telah terbukti kehandalannya. Dengan menggunakan layanan PPOB NCSTRONIC, anda dapat melakukan transaksi PPOB mudah, bahkan hanya dalam genggaman tangan. Bukti transaksi yang telah dilakukan dapat di print secara online dan offline, tentunya tanpa dipungut biaya.

Melihat peluang dan kesempatan yang cukup bagus dan menarik, tidak ada salahnya Anda mencoba menggunakan layanan PPOB NCSTRONIC.

Untuk Info lebih lengkap bisa menghubungi customer service kami di:
YM! : cso.ncstronic
Email: cs@ncstronic.com
Phone: 031-8944449






 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

This URL Review Lite was provided by SEO Automatic